Skip to main content
cegah-iritasi-dan-masalah-kulit-bayi-dengan-baby-cream.

Menjadi seorang ibu, terutama Ibu baru, tentu membutuhkan banyak bekal informasi seputar cara merawat si Kecil yang baru lahir, mulai dari tips memilih perlengkapan bayi hingga produk perawatan tubuh yang bagus dan aman untuk menjaga kesehatan kulit bayi.

Kondisi kulit bayi yang baru lahir, masih begitu sensitif dan rentan terkena iritasi. Oleh sebab itu, Ibu perlu menyediakan sabun bayi , bedak bayi , hingga baby cream yang diformulasikan khusus untuk si Kecil agar ia terhindar dari beragam masalah kulit. Lalu, apa saja kondisi kulit pada bayi yang bisa terjadi setelah ia lahir? Berikut informasinya.

  1. Ruam popok

Jika di bagian pantat si Kecil terlihat kemerahan, bisa jadi ia terkena ruam popok. Hal ini bisa terjadi karena popok terlalu ketat atau adanya alergi terhadap bahan tertentu pada popok, deterjen pakaian, atau produk perawatan kulit. Untuk mencegah kondisi ini sampai terjadi, usahakan popok si Kecil sedikit longgar agar sirkulasi udara tetap terjaga. Selain itu, segera ganti popok ketika sudah basah, bersihkan kulit si Kecil dengan air hangat, lalu oleskan baby cream yang aman untuk bayi pada area lipatan kulit.

  1. Ruam pipi

Banyak yang berpendapat bahwa kondisi ini dapat terjadi akibat adanya cipratan ASI yang mengenai pipi si Kecil. Padahal tidak demikian. Ruam pipi atau ruam susu ini dapat terjadi akibat riwayat alergi pada orang tua yang menurun pada bayi. Misalnya Ibu mengonsumsi makanan pemicu alergi sebelum memberikan ASI. Untuk mencegahnya, Ibu hanya perlu menghindari pencetus alergi pada makanan.  Selain itu, polusi udara, udara panas, dan kuman juga bisa jadi salah satu pemicu ruam ini. Jika kondisi ini terjadi pada si Kecil, Ibu bisa merawat ruam pipi ini dengan mengoleskan JOHNSON’S® baby cream pada kulit si Kecil untuk menjaga kelembapannya agar tidak kering dan gatal. Selain itu, Ibu juga dapat menghindari memandikannya dengan air hangat supaya kulitnya tak semakin kering.

  1. Biang keringat

Layaknya balita dan orang dewasa, bayi pun bisa mengalami biang keringat. Hal ini bisa terjadi terutama ketika cuaca sedang panas dan pakaiannya tak segera diganti ketika ia berkeringat. Untuk mencegahnya, pastikan si Kecil tak  terlalu lama mengenakan pakaian yang lembap. Selain itu, saat mengganti pakaiannya, lap keringat dengan tisu basah, keringkan dengan handuk dengan cara ditepuk pelan-pelan, kemudian pakaikan bedak bayi. Sebelumnya, pastikan tubuh si Kecil sudah benar-benar kering, termasuk area lipatan yang mudah berkeringat ya, Bu.

  1. Kulit kering

Seperti orang dewasa, kulit bayi yang baru lahir juga bisa terlihat kering. Untuk mengatasinya, Ibu bisa mengoleskan baby cream yang bagus atau lotion bayi setiap setelah mandi. Tak hanya itu, Ibu juga perlu menjaga suhu ruangan agar tak terlalu dingin agar kulitnya tak semakin kering. Apabila kondisi ini terlihat semakin parah dan si Kecil merasa gatal, segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut ya, Bu.

 

Itulah beberapa kondisi kulit yang bisa dialami oleh bayi baru lahir. Untuk menjaga kelembapan kulit si Kecil dari dalam, Ibu bisa memberikan asupan cairan dari ASI yang bernutrisi. Selain itu, berikan perawatan ekstra dari luar dengan mengoleskan JOHNSON’S® baby cream setiap habis mandi yang telah teruji secara klinis aman untuk kulit si Kecil yang masih sangat sensitif. Dengan mengoleskan baby cream, kulit bayi dapat terjaga kelembapannya serta mencegah iritasi akibat kulit kering.

Kembali ke Atas