Skip to main content

Title

Serba-serbi Cegukan pada Bayi

johnsons-baby-serba-serbi-cegukan-pada-bayi.png

Seperti halnya kita, bayi yang baru lahir juga bisa mengalami cegukan, Bu. Menurut penelitian, cegukan bahkan sudah dialami si Kecil sejak ia masih berada di dalam kandungan. Namun, mungkin Ibu heran bercampur khawatir ya bila si Kecil mengalami hal ini saat tidur?

Nah, supaya Ibu bisa lebih tenang, yuk, ketahui serba-serbi cegukan lewat ulasan berikut!

Proses Terjadinya Cegukan

Baik pada bayi, anak-anak, maupun dewasa, cegukan terjadi karena diafragma (otot yang memisahkan rongga dada dan rongga perut) berkontraksi. Tiap kontraksi yang terjadi menyebabkan pita suara tertutup tiba-tiba sehingga menghasilkan suara khas cegukan, Bu.

Kenapa Bayi Cegukan?

Peneliti mengungkapkan bahwa cegukan yang terjadi pada bayi tak selalu beralasan. Namun, umumnya hal ini disebabkan otot diafragma si Kecil mendapatkan rangsangan, Bu. Biasanya, si Kecil mengalami cegukan setelah menyusu. Sebab, saat menyusu, bayi Ibu bisa menelan udara secara tak sengaja, lalu udara ini terjebak di perutnya. Inilah yang kemudian memicu diafragma si Kecil berkontraksi sehingga ia berkali-kali cegukan. Akan tetapi, ada kalanya udara yang terjebak ini tak langsung mengakibatkan kontraksi. Oleh karena itu, cegukan bisa terjadi kapan saja, termasuk saat si Kecil sedang tertidur.

Cara Mencegah Cegukan pada Bayi

Meski tidak berbahaya, cegukan jelas cukup mengganggu. Apalagi bila terjadi saat tidur, Bu. Oleh karena itu, yuk, bantu si Kecil terhindar dari cegukan. Berikut beberapa hal yang bisa Ibu lakukan:

  1. Buat si Kecil Bersendawa Setelah Menyusu

Supaya udara yang masuk ke perut si Kecil saat menyusu tidak memicu terjadinya cegukan, buatlah bayi Ibu bersendawa setiap selesai menyusu. Caranya, dudukkan si Kecil dengan tegak di atas pangkuan Ibu, kemudian usap lembut area tulang belikatnya beberapa kali hingga ia bersendawa.

  1. Makan Lebih Sering, Porsi Lebih Sedikit

Mencegah terjadinya cegukan pada bayi juga bisa Ibu lakukan dengan memberi si Kecil asupan lebih sering, tapi dalam porsi yang lebih sedikit. Cara ini dianggap efektif untuk mencegah perut bayi terisi udara, sehingga risiko terjadinya cegukan pun semakin kecil, Bu.

  1. Minimalkan Udara yang Tertelan Saat si Kecil Menyusu

Selain puting, usahakan daerah areola juga masuk ke mulut si Kecil saat ia menyusu. Hal ini bisa membantu meminimalkan tertelannya udara, sehingga diafragma bayi Ibu tidak terpicu untuk berkontraksi.

Itulah beberapa hal yang perlu Ibu tahu seputar cegukan pada si Kecil. Setelah mengetahui info ini, diharapkan Ibu bisa membantu bayi terhindar dari cegukan, sehingga aktivitas bermain maupun tidur malamnya tak terganggu.

Selain dengan meminimalkan terjadinya cegukan, membuat si Kecil lebih nyenyak setiap malam juga bisa Ibu lakukan dengan memijat tubuhnya jelang waktu tidur. Terkait hal ini, Ibu bisa menggunakan JOHNSON'S® Bedtime Baby Lotion. Diperkaya NATURAL CALM yang memiliki wangi lembut menenangkan, baby lotion dari JOHNSON’S® ini dapat mengoptimalkan manfaat pijat untuk si Kecil karena aroma lembutnya membantu tubuh lebih rileks. Si Kecil pun jadi lebih mudah memasuki tahapan tidur lelap.

Nah, tanpa cegukan yang mengganggu, kini si Kecil bisa lebih mudah mendapatkan tidur malam berkualitas agar tumbuh kembangnya optimal, Bu.

Para ibu di seluruh dunia percaya pada JOHNSON’S® untuk merawat bayi mereka.

Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para ibu, ahli kesehatan serta peneliti untuk memastikan produk kami memiliki standar terbaik dalam hal keamanan, kualitas, dan perawatan.

Kembali ke Atas