Skip to main content

Sebagai calon ibu, Anda mungkin bertanya-tanya seperti apa cara merawat bayi baru lahir yang benar. Untuk membantu menjawab kebingungan Anda, JOHNSON’S® Baby menyusun panduan cepat ini untuk mempelajari hal-hal dasar tentang bayi dan cara merawatnya.

Cara merawat bayi yang baru lahir

Merawat bayi yang baru lahir mungkin tidak mudah bagi para orangtua baru. Nah, berikut panduan yang bisa Anda ikuti di rumah:

Menggendong bayi

Kebanyakan orangtua baru mungkin merasa takut atau ragu untuk menyentuh bayi mereka yang baru lahir, apalagi menggendongnya. Namun,menggendong bayi merupakan salah satu cara membangun ikatan batin dengan buah hati Anda.

Anda sebetulnya tidak perlu takut membuat bayi jadi tidak nyaman, terlebih mencederainya, selama cara menggendongnya tepat. Usahakan untuk membuat diri sendiri serileks mungkin sebelum mengangkat bayi.

Beberapa hal lain yang perlu diperhatikan saat menggendong bayi, yaitu:

- Mencuci tangan sebelum menggendongnya.

- Menopang kepala dan leher bayi saat menggendongnya karena otot dan tulangnya belum kuat untuk menyangga kepalanya.

- Tidak disarankan untuk mengguncang tubuh bayi terlalu kencang karena bisa menyebabkan perdarahan di otak

Memandikan bayi

Selain menggendong, memandikan bayi yang baru lahir juga merupakan bagian dari cara merawat anak yang memiliki tantangan tersendiri.

Dilansir dari laman Kids Health, bayi baru lahir sebaiknya hanya dilap hingga tali pusat puput dan sembuh total. Tali pusat biasanya puput dalam 1-4 minggu setelah persalinan.

Saat mengelap bayi, baringkanlah si kecil di atas permukaan yang empuk dan rata seperti kasur. Basahi waslap dengan air hangat dan usap tubuh bayi dari wajah hingga ke kaki.

Namun, Ibu juga bisa memandikan si Kecil di bak air hangat. Mandikanlah si Kecil dengan sabun dan sampo khusus bayi seperti JOHNSON’S ® Top-To-Toe™ hair & body baby bath. Setelahnya, keringkan area tali pusat dengan benar.

Memilih produk yang tepat

Salah satu cara terbaik merawat bayi baru lahir adalah memastikan semua produk perawatannya  sesuai dengan kulitnya.  Produk perawatan bayi idealnya dibuat dengan formulasi bahan ringan dan  lembut di kulit.

Jangan tergiur oleh harga yang murah. Pastikan produk yang Anda beli telah teruji klinis. Biasanya keterangan ini tercantum dalam kemasan produk yang dibeli.

Pastikan juga produk yang Anda beli sudah terdaftar di situs Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar terjamin keasliannya.

Mengganti popok

Mengganti popok bayi itu mudah. Namun, rasa takut yang menyelimuti kerap membuat cara merawat bayi baru lahir yang satu ini malah sangat sulit dilakukan.

Maka, Anda perlu belajar cara mengganti popok bayi yang benar. Satu hal lagi, jangan menunda mengganti popok agar tidak memicu ruam di bokongnya.

Gantilah popok segera ketika mulai basah oleh urin atau feses. Bersihkan area pantat bayi, lipatan paha, dan kemaluannya dengan air hangat.

Oleskan pelembap khusus seperti JOHNSON’S ® Baby Cream untuk menjaga kelembapan kulitnya selama 24 jam.

Menenangkan bayi

Bayi rata-rata bisa menangis selama dua jam sehari selama tiga bulan pertamanya. Namun, tak perlu khawatir karena ini normal.

Cara terbaik untuk menenangkan bayi yang menangis adalah menggendongnya dalam dekapan. Sementara itu, bersenandunglah dengan suara yang lembut dan halus. Jika cara ini masih belum berhasil, usap-usap lembut punggung si Kecil.

Keahlian menenangkan tangisan penting dimiliki orangtua sebagai salah satu cara merawat bayi yang baru lahir.

Menyusui

ASI adalah makanan terbaik untuk bayi. Bayi yang baru lahir biasanya perlu diberi makan setiap 2 hingga 3 jam sekali. Saat menyusui, carilah posisi paling nyaman bagi bayi dan Ibu.

Setelah itu, buatlah si Kecil bersendawa untuk mengeluarkan udara yang masuk ke perutnya selama mengisap ASI. Jika tidak, gas dapat membuat perutnya kembung dan tidak nyaman.

Caranya, tegakkan tubuh bayi dengan posisi kepala di atas bahu Anda kemudian topang kepala dan punggungnya. Tepuk-tepuk lembut punggung si Kecil dengan tangan Anda yang lain.

Menidurkan bayi

Bayi yang baru lahir akan lebih banyak tidur. Dilansir dari laman Stanford Children's Health, bayi yang baru lahir butuh tidur sekitar 16 jam dalam sehari.

Namun, bayi biasanya akan terbangun setiap 2 sampai 4 jam sekali karena kelaparan. Oleh karena itu, jika dalam 4 jam bayi tak kunjung bangun, bangunkan ia untuk disusui.

Agar tumbuh kembangnya optimal, pastikan bayi Anda cukup tidur setiap harinya. Menidurkan bayi dengan posisi terlentang adalah pilihan yang bijak untuk bantu mengurangi risiko sindrom kematian bayi mendadak. Pelajari lebih lanjut tentang cara membuat bayi tidur lebih nyenyak lewat JOHNSON’S® 3-Step Routine.

 

References:

A Guide for First Time Parents https://kidshealth.org/en/parents/guide-parents.html accessed on September 19th 2019

Infant Sleep https://www.stanfordchildrens.org/en/topic/default?id=infant-sleep-90-P02237 accessed on September 19th 2019

Diaper Rash https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/symptoms-causes/syc-20371636 accessed on September 19th 2019

Breastfeeding Basic https://www.whattoexpect.com/first-year/breastfeeding/basics/ accessed on September 19th 2019

Para ibu di seluruh dunia percaya pada JOHNSON’S® untuk merawat bayi mereka.

Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para ibu, ahli kesehatan serta peneliti untuk memastikan produk kami memiliki standar terbaik dalam hal keamanan, kualitas, dan perawatan.

Kembali ke Atas