Skip to main content

Title

Ini Langkah Mudah Atasi Ruam Kulit di Masa Kehamilan

ini-langkah-mudah-atasi-ruam-kulit-di-masa-kehamilan.png

Bu, selama kehamilan, sejumlah perubahan terjadi pada tubuh Ibu. Di samping yang terlihat dari bentuk fisik (seperti perut yang makin membesar), ada pula perubahan yang tak terlihat, yakni berupa berubahnya kadar hormon di dalam tubuh. Perubahan yang satu ini pun membawa efek yang cukup beragam, salah satunya yaitu berupa rasa gatal dan ruam di kulit. Oleh sebab itu, di samping menyiapkan bedak bayi dan perlengkapan lain untuk menyambut si Kecil, Ibu juga perlu menambah pengetahuan mengenai serba-serbi ruam kulit saat hamil serta cara mengatasinya. Simak selengkapnya yuk, Bu!

Penyebab Ruam Kulit pada Ibu Hamil

Tahukah, Bu? Selain hormon estrogen, ada hormon lain di tubuh yang kadarnya juga meningkat selama kehamilan. Hormon ini bernama HCG atau Human Chorionic Gonadatrophin. Dari segi medis, hormon ini dianggap sebagai penyebab hampir empat puluh persen Ibu hamil mengalami gatal-gatal yang intens di kulit, khususnya area perut, telapak tangan dan kaki, belakang lutut, siku, area bawah payudara, dan selangkangan. Sebab, HCG membuat kadar minyak dan elastisitas kulit berkurang pada Ibu hamil, sehingga memicu rasa gatal.

Mengatasi Ruam Kulit selama Kehamilan

Mengingat berkurangnya kadar minyak di kulit menjadi faktor utama penyebab hadirnya rasa gatal pada kulit Ibu hamil, menjaga kulit tetap lembap selama kehamilan akan cukup membantu Ibu terhindar dari masalah ruam kulit. Terkait hal ini, berikut beberapa cara yang bisa Ibu lakukan:

  1. Batasi Frekuensi Mandi dengan Air Hangat

Benar memang bahwa mandi dengan air hangat dapat membuat tubuh lebih rileks. Namun, bila saat ini Ibu sedang mengalami gatal-gatal, Ibu perlu mengurangi frekuensi mandi dengan air hangat. Sebab, air hangat dapat mengikis kadar minyak alami kulit lebih cepat daripada air bertemperatur normal, sehingga menyebabkan kulit cenderung makin kering. Terlebih lagi bila durasi mandi Ibu terbilang lama, misalnya lebih dari lima belas menit.

  1. Gunakan Produk Perawatan Kulit dengan pH Rendah

Di samping temperatur air, Ibu juga perlu memerhatikan produk yang Ibu gunakan saat mandi. Berhubung kini kulit Ibu sedang dalam kondisi kering, alih-alih menggunakan sabun mandi biasa, Ibu disarankan memilih sabun bayi yang Ibu beli bersama dengan bedak bayi dan perlengkapan lainnya. Ketimbang sabun biasa, sabun bayi memiliki pH rendah sehingga lebih efektif melembapkan kulit Ibu yang kering.

  1. Aplikasikan Pelembap

Sebagai perawatan tambahan, setelah mandi dan mengeringkan kembali tubuh Ibu, aplikasikan pelembap pada area kulit yang mengalami ruam. Dalam hal ini, selain menggunakan minyak zaitun, Ibu juga bisa menggunakan baby lotion yang Ibu beli berbarengan dengan bedak bayi berkualitas seperti bedak bayi JOHNSON’S® dan perlengkapan si Kecil lainnya. Saat kelembapan kulit semakin terjaga, rasa gatal pun akan berkurang secara perlahan.

Dengan kulit yang bebas ruam selama hamil, Ibu pun kini punya lebih banyak waktu untuk mempelajari cara merawat kulit bayi baru lahir dengan sabun, lotion, serta bedak bayi pilihan Ibu. Selamat mencoba, Bu!

Para ibu di seluruh dunia percaya pada JOHNSON’S® untuk merawat bayi mereka.

Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para ibu, ahli kesehatan serta peneliti untuk memastikan produk kami memiliki standar terbaik dalam hal keamanan, kualitas, dan perawatan.

Kembali ke Atas