Skip to main content

Title

Perhatikan Frekuensi Ganti Popok Demi Kesehatan Kulit Anak

perhatikan-frekuensi-ganti-popok-demi-kulit-anak.png

Jadwal minum ASI yang cukup sering membuat si Kecil jadi sering buang air. Hal tersebut baik untuk tumbuh kembang si Kecil, namun popok yang sudah kotor harus segera diganti agar ia terhindar dari gangguan kulit seperti ruam popok atau bahkan penyakit kelamin. Merawat kesehatan kulit si Kecil, tidak cukup hanya dengan menggunakan bedak bayi yang aman untuk kulitnya. Ibu juga perlu memerhatikan frekuensi mengganti popok agar kulitnya tetap bersih dan sehat bebas iritasi.  

Ada kalanya mungkin Ibu tidak langsung mengganti popoknya karena si Kecil belum menangis karena merasa tidak nyaman, atau menurut Ibu popoknya belum terlalu kotor. Padahal, mengganti popoksebaiknya tidak perlu menunggu popok kotor atau bayi menangis, Bu. Terlalu lama membiarkan popok tidak diganti, bisa menimbulkan iritasi pada kulit, salah satunya ruam popok yang membuat kulit si Kecil iritasi sampai memerah dan radang. Kondisi ini bisa membuat ia merasa tidak nyaman, bahkan sakit terutama saat area kulit tersebut tersentuh. Walaupun Ibu dapat mengurangi iritasi dengan memberikan baby cream, tetap lebih baik mencegah daripada mengobati, Bu.

Nah, agar kulit si Kecil tetap sehat, berikut beberapa hal yang patut Ibu perhatikan seputar mengganti popok si Kecil:

  1. Kenali Iklim Tempat Tinggal

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah iklim tempat tinggal Ibu dan si Kecil. Indonesia merupakan negara yang memiliki iklim tropis, sehingga membuat kulit mudah sekali lembap. Itu sebabnya, popok yang tak sering diganti dapat berisiko menyebabkan iritasi. Selain itu, urin dan hasil buang air besar yang merupakan sisa-sisa metabolisme tubuh juga bisa berbahaya jika dibiarkan terlalu lama terkena kulit si Kecil yang masih sensitif.  Tertutupnya daerah popok bisa meningkatkan kelembapan daerah lipatan popok. Jika popok tidak segera diganti, kondisi ini dapat memudahkan jamur untuk berkembang biak dan menjadi awal munculnya ruam popok.

  1. Frekuensi Sesuai Tumbuh Kembang

Sering tidaknya si Kecil buang air dalam sehari sehingga harus ganti popok, dipengaruhi oleh jadwal makan atau minum ASI si Kecil. . Bayi berusia kurang dari enam bulan, biasanya perlu ganti popok paling sedikit lima kali sehari karena ia lebih sering buang air. Sementara bayi usia enam bulan ke atas tidak perlu ganti popok sesering itu karena frekuensi buang air kecilnya lebih sedikit, mengingat fungsi organ ekskresinya (organ yang berhubungan dengan pengeluaran sisa metabolisme) sudah lebih matang. Menjelang tidur, bayi usia enam bulan ke atas biasanya cukup memakai satu popok hingga bangun, kecuali ia buang air hingga menangis pada waktu tidur.

Waktu lain yang disarankan untuk ganti popok pada bayi adalah sebelum atau sesudah ia menyusu, dan ketika ia bangun di pagi hari, Bu. Saat mengganti popok, Ibu juga bisa menaburkan bedak bayi pada bagian lipatan paha dan pantat, supaya kulitnya tidak mudah lembap. Hindari bedak bayi terpapar langsung ke area kelamin atau anusnya ya, Bu. Tuang secukupnya di tangan Ibu, lalu gunakan spons lembut secara perlahan ke bagian pangkal paha dan pantanya. Ibu tidak disarankan untuk menaburkan bedak terlalu banyak karena kulit bayi masih sensitif.

  1. Jumlah Ideal Mengganti Popok

Pada umumnya, popok yang digunakan dalam satu hari adalah sekitar enam hingga sepuluh popok. Khusus untuk bayi baru lahir, jumlahnya bisa jadi makin banyak karena menyesuaikan dengan jadwal buang air si Kecil pada siang dan malam hari yang biasanya lebih sering. Pada awalnya Ibu mungkin cenderung lebih sering mengganti popoknya karenakhawatir dengan kenyamanan si Kecil. Seiring berjalannya waktu, Ibu akan mulai memahami pola makan serta minum si Kecil, serta terbiasa dengan frekuensi mengganti popoknya. Agar lebih optimal dalam menjaga kesehatan kulit si Kecil dari ruam popok, gunakan bedak bayi berkualitas tiap mengganti popok..  

Nah, begitulah beberapa informasi mengenai pentingnya memerhatikan frekuensi mengganti popok si Kecil. Ibu juga dapat mengoptimalkan perawatan kulit bayi dengan produk yang berkualitas. Bedak bayi aman untuk kulit seperti JOHNSON’S® blossoms baby powder bisa jadi pilihan, Bu. Bedak bayi JOHNSON’S® ini memiliki wangi bunga segar yang tahan lama, kandungannya mampu meminimalisir keringat sehingga kulit si Kecil menjadi sejuk dan segar lebih lama.

Kulit yang segar dan sehat bisa mendukung aktivitas si Kecil sehari-hari. Nah, dengan mengunakan bedak bayi saat mengganti popok bisa menjaga kondisi kulitnya agar tetap nyaman.

Kembali ke Atas