Skip to main content

Title

4 Faktor yang Bisa Pengaruhi Pertumbuhan Rambut Anak

johnsons-baby-4-faktor-yang-bisa-pengaruhi-pertumbuhan-rambut-anak.png

Sama halnya dengan perkembangan fisik dan kognitif, setiap anak juga memiliki tahap pertumbuhan rambut yang berbeda-beda. Bahkan ketika sudah memasuki usia balita sekalipun, bukan tidak mungkin jika rambut seorang anak cenderung lebih tipis dan tidak selebat teman-teman seusianya. Lalu, apa yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi ya, Bu? Yuk, simak beberapa faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan rambut balita berikut ini!

Gen dan hormon memiliki pengaruh yang sangat besar pada pertumbuhan rambut si Kecil. Jika gen dapat menentukan warna dan tekstur rambutnya, hormon berperan dalam mengatur waktu pertumbuhan rambut si Kecil. Jadi dengan perbedaan gen dan hormon ini, rambut setiap anak juga akan tumbuh dalam tahap yang berbeda pula. Hal ini pun dibuktikan oleh hasil penelitian Dr. Bud Zukow, seorang ketua emeritus di Departemen Ilmu Kesehatan Anak di Encino/Tarzana Medical Center, AS, yang menemukan bahwa bayi Kaukasia cenderung memiliki rambut tipis sampai berusia dua tahun. Temuan ini dimuat dalam bukunya yang berjudul “Baby: An Owner’s Manual”.

Siapa sangka jika penataan rambut ternyata bisa memengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil? Namun pada faktanya, hal ini benar adanya, Bu. Penataan rambut dengan ikatan kencang seperti kepang dan kuncir kuda, memberikan tekanan pada kulit kepala dan folikel rambut. Jika rambut si Kecil sering mengalami hal tersebut, ia pun berisiko terkena traction alopecia yang dapat menyebabkan terganggunya pertumbuhan rambut hingga timbulnya kerontokan. Tidak menata rambut si Kecil dengan ikatan yang terlalu kencang, bisa jadi cara untuk mencegah terjadinya kondisi ini.

Menurut Dr. Alan Greene, seorang ahli pediatrik di The People’s Farmacy dan penulis beberapa buku tentang kesehatan anak, kekurangan nutrisi ternyata bisa menyebabkan terganggunya pertumbuhan rambut hingga kebotakan pada balita. Nutrisi-nutrisi yang dimaksud antara lain Zat Besi, Zink, dan Protein. Untuk itu, pastikan makanan yang Ibu berikan pada si Kecil mengandung berbagai nutrisi yang ia butuhkan guna mengoptimalkan pertumbuhannya.

Infeksi jamur atau tinea capitis juga dapat memengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil. Jamur ini biasa berkembang di kulit kepala yang menyebabkan kerontokan rambut di area yang terinfeksi. Mengingat tinea capitis bisa menular, Ibu bisa membantu mencegah si Kecil terkena tinea capitis dengan melarangnya untuk tidak menggunakan barang-barang orang lain yang bisa menyentuh kepala; seperti sisir, topi, atau bantal.

Itulah beberapa faktor yang dapat memengaruhi pertumbuhan rambut si Kecil. Agar selalu terjaga kebersihannya, jangan lupa juga untuk merawat rambutnya menggunakan JOHNSON'S® SHINY DROPS™ Kids Shampoo & Conditioner. Diformulasikan dengan Argan Oil dan Silk Protein, shampo dan conditioner ini tidak hanya dapat menjaga rambutnya tetap bersih, tapi juga sehat dan berkilau untuk penampilan yang memesona bagaikan seorang putri.

Kembali ke Atas