Skip to main content
header-minimalisir-gangguan-pegal-selama-kehamilan-dengan-cara-berikut.png

Di samping mual-muntah dan mudah lelah, rasa pegal di tubuh sering kali jadi masalah lain yang mengganggu calon Ibu selama masa kehamilan. Meski demikian, Ibu tidak perlu khawatir karena beberapa tips sederhana termasuk pijat dengan baby oil bisa membantu mengatasi ketidaknyamanan ini.

Ya, pegal-pegal selama kehamilan terbilang normal, sebab tubuh Ibu memang sedang beradaptasi dengan bertambahnya beban tubuh seiring pertumbuhan janin dalam perut Ibu saat ini. Nah, agar kondisi ini tak membuat aktivitas Ibu terganggu, yuk praktikkan tips sederhana berikut dalam keseharian Ibu.

  1. Posisikan Tubuh dengan Baik

Tahukah, Bu? Perubahan hormonal yang terjadi selama hamil membuat struktur ligamen (penghubung antar tulang) dan sendi di panggul jadi lebih longgar. Ini adalah salah satu persiapan untuk melahirkan yang terjadi secara alami pada tubuh Ibu. Saat ini, tubuh memperlebar jalan lahir agar persalinan bisa berlangsung lebih mudah nantinya. Namun, pada satu dari lima wanita hamil, terjadi pelebaran yang  berlebihan sehingga menyebabkan timbulnya rasa sakit dan pegal di sekitar area pinggang dan panggul.

Untuk meringankannya, Ibu dianjurkan untuk memosisikan tubuh dengan baik saat duduk, yaitu punggung tegak dan bahu tidak condong ke depan. Sebab dengan posisi tubuh yang tepat, tekanan dan beban di area perut dan tulang belakang dapat lebih merata sehingga hadirnya rasa pegal di tubuh dapat diminimalisir. Selain itu, posisi duduk yang baik juga membantu memperlancar pernapasan dan sirkulasi darah di tubuh Ibu.

  1. Perhatikan Baju Hamil yang Ibu Kenakan

Selain postur tubuh saat duduk, pakaian yang Ibu kenakan juga bisa jadi salah satu faktor penyebab hadirnya rasa pegal. Misalnya, baju atau celana yang terlalu ketat bisa menghambat aliran darah sehingga badan lebih mudah pegal-pegal. Hal ini juga berlaku untuk bra yang Ibu kenakan selama hamil. Saat ukuran cup penyangga dan tali bra tak sesuai dengan ukuran payudara Ibu yang semakin membesar, kondisi ini berpotensi membuat Ibu merasa sesak dan tidak nyaman akibat kurang lancarnya aliran darah dalam tubuh. Inilah sebabnya, memilih pakaian kehamilan yang tepat termasuk persiapan yang tak bisa dianggap sepele.

  1. Tidur Menyamping

Seperti halnya saat duduk, posisi tepat selama tidur pun dapat membantu meminimalisir rasa pegal dan nyeri pada tubuh selama kehamilan. Terkait hal ini, alih-alih terlentang, tidur menyamping ke kiri jadi posisi yang disarankan oleh para ahli, terlebih jika kehamilan Ibu sudah memasuki trimester kedua.

Posisi tidur menyamping dianggap lebih baik karena membuat perut lebih nyaman dan tidak menekan organ-organ penting yang terletak di sisi kanan perut. Dengan begini, selain terhindar dari pegal, risiko terjadinya pembengkakan di pergelangan kaki dan tangan pun semakin berkurang.

  1. Beri Pijatan di Bagian Tubuh yang Terasa Pegal

Seperti yang telah disebutkan di atas, memijat tubuh dengan baby oil jadi salah satu tips sederhana untuk meringankan pegal. Sebab, seperti di masa-masa prakehamilan, pijatan ringan dengan minyak pijat khusus bayi dapat membantu memperlancar sirkulasi darah sehingga otot tubuh lebih rileks dan terbebas dari pegal.

Terbuat dari mineral oil murni, JOHNSON’S® baby oil bisa jadi salah satu pilihan tepat untuk memudahkan proses pijat. Tak sekadar memperlancar pergerakan tangan di atas tubuh selama memijat, baby oil dari JOHNSON’S® ini juga dapat melembapkan kulit Ibu yang rentan mengalami kekeringan selama hamil. Di samping itu, dengan aromanya lembut dan tak menyengat, JOHNSON’S® baby oil cocok digunakan oleh para Ibu dengan indra penciuman yang lebih sensitif selama hamil.

Jadi, sedia selalu baby oil di rumah meski si Kecil belum lahir ya, Bu!

Kembali ke Atas