Skip to main content

Title

Penyebab Ibu Hamil Kesulitan Menemukan Posisi Tidur yang Pas

penyebab-ibu-hamil-kesulitan-menemukan-posisi-tidur-yang-pas.png

Saat hamil, banyak Ibu merasa kesulitan menemukan posisi tidur yang nyaman. Akibatnya, durasi waktu tidur ideal yang dibutuhkan pun sulit terpenuhi, sehingga stamina tubuh menurun dan Ibu lebih mudah lelah.

Supaya hal ini tak terus berlanjut dan berdampak pada kesehatan Ibu serta calon buah hati, yuk ketahui dulu penyebab sulitnya menemukan posisi tidur Ibu hamil yang pas, berikut selengkapnya:

  1. Membesarnya Ukuran Perut

Semakin hari, janin dalam kandungan Ibu tumbuh semakin besar. Bobotnya pun meningkat seiring bertambahnya usia kandungan. Inilah sebabnya, posisi tidur Ibu tak bisa sebebas masa pra kehamilan. Jika sebelum hamil, Ibu bisa bebas memilih posisi terlentang atau tengkurap, kini tengkurap jelas lebih sulit dilakukan. Tak hanya itu, saat usia kandungan memasuki trimester kedua, posisi tengkurap juga harus dihindari karena berisiko membuat janin tergencet.

  1. Sakit Punggung

Janin yang makin berat membuat beban tubuh Ibu selama beraktivitas semakin meningkat. Hal ini membuat banyak Ibu mengalami pegal dan sakit punggung. Rasa sakit inilah yang menyebabkan posisi tidur yang Ibu coba terasa serba salah.

  1. Napas Tersengal

Selain membuat beban tubuh  meningkat, membesarnya ukuran janin juga membuat diafragma (otot utama yang digunakan dalam proses menarik dan mengeluarkan napas) di tubuh Ibu terdesak. Hal ini kemudian mengakibatkan napas Ibu terasa sesak dan berat. Sulit dipungkiri, ini juga yang jadi penyebab Ibu posisi tidur Ibu tidak nyaman.

 

Setelah mengetahui tiga faktor penyebab Ibu kesulitan menemukan posisi tidur yang pas, yuk ketahui posisi tidur yang dianjurkan selama masa kehamilan berikut ini:

  • Posisi tidur miring ke kiri

Para ahli mengungkapkan bahwa tidur dengan posisi miring ke kiri adalah pilihan terbaik untuk Ibu dan juga calon buah hati. Sebab, posisi ini mempermudah aliran darah di tubuh Ibu, sehingga Ibu terhindar dari risiko kram dan kesemutan yang menimbulkan rasa tidak nyaman. Tak hanya itu, aliran darah yang lebih lancar juga membuat nutrisi ke plasenta dan janin dapat terdistribusi dengan baik sehingga pertumbuhan janin lebih optimal.

  • Gunakan bantal untuk menyangga perut dan punggung

Supaya Ibu bisa mempertahankan posisi tidur miring ke kiri, Ibu disarankan menggunakan bantal tidur khusus Ibu hamil untuk menyangga bagian perut dan punggung. Pilihlah bantal yang empuk dan lapisi dengan sarung bantal yang lembut supaya Ibu senantiasa nyaman selama tidur. Hal lain yang juga penting diingat, usahakan posisi kepala lebih tinggi ketimbang posisi perut untuk mengurangi risiko sesak napas ataupun mual. Ibu juga diperbolehkan untuk memiringkan tubuh ke kanan bila miring ke kiri terlalu lama mulai membuat Ibu tidak nyaman.

Itulah beberapa hal yang penting diperhatikan untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik selama kehamilan. Dengan posisi tidur yang tepat, diharapkan Ibu bisa tidur lebih nyenyak setiap malam, sehingga kesehatan Ibu dan janin terjaga dengan baik. Terus semangat menjaga kesehatan Ibu dan calon buah hati ya, Bu!

Kembali ke Atas