Skip to main content
musik-klasik-cerdaskan-janin-sejak-dalam-kandungan-mitos-atau-fakta.png

Memperdengarkan musik klasik  dapat membantu mengoptimalkan perkembangan janin dalam kandungan dan mencerdaskan otak si Kecil sebelum ia lahir. Sebagai calon Ibu, tentu ini bukan pertama kalinya Anda mendengar pernyataan ini ya, Bu? Namun, sebenarnya hal ini mitos atau fakta ya? Cari tahu jawabannya lewat uraian berikut, yuk!

Musik untuk janin, mitos atau fakta?

Tahukah, Bu? Saat usia kandungan menginjak bulan keempat, calon bayi Ibu baru berukuran sekitar 10 cm dan memiliki berat sekitar 100 - 135 gram, atau kira-kira sebesar buah alpukat. Meski demikian, saat ini beberapa sistem tubuhnya termasuk sistem pendengaran dan pernapasan mulai berfungsi dengan baik. Oleh sebab itu, si Kecil sudah mulai bisa memberikan respon berupa gerakan maupun tendangan halus ketika mendengar musik dan bunyi-bunyian. Sebenarnya, inilah awal munculnya anggapan memperdengarkan musik pada janin selama masa kehamilan termasuk salah satu cara mengoptimalkan tumbuh kembang janin dalam kandungan karena dapat membentuk si Kecil cerdas sejak dini. Sayangnya, belum ada bukti kuat yang mendukung pernyataan ini. Sebab, berbeda dengan bayi yang sudah lahir, anak-anak, maupun dewasa; otak janin dalam kandungan lebih rumit untuk diteliti, Bu.

Musik mampu menstimulasi janin

Meski kemampuannya dalam mencerdaskan janin di dalam kandungan boleh dibilang sekadar mitos, memperdengarkan musik (terutama jenis musik klasik) sebagai salah satu bentuk persiapan untuk melahirkan tetap disarankan, Bu. Sebab, belum terbukti mencerdaskan bukan berarti musik tidak memberikan efek sama sekali.

Seperti halnya sentuhan pada area perut Ibu, musik terbukti dapat menstimulasi si Kecil. Hal ini dapat dilihat dari respon  gerakan maupun tendangan halus yang ditunjukkan oleh si Kecil. Di samping itu, memperdengarkan musik juga memiliki beberapa manfaat lain untuk perkembangan janin dalam kandungan, di antaranya:       

  • Membantu janin tumbuh optimal

Tak hanya bermanfaat bagi Ibu, efek relaksasi yang diberikan musik pada tubuh Ibu selama kehamilan juga menguntungkan calon bayi dalam kandungan. Sebab, makin stabil kondisi Ibu secara emosional, hormon-hormon di tubuh pun akan lebih stabil dan hal ini  membantu pertumbuhan janin dalam kandungan berlangsung lebih optimal.

  • Membentuk pribadi si Kecil yang tenang

Tak hanya calon Ibu, jenis musik dengan ritme dan alunan nada yang menenangkan juga membuat calon buah hati jadi lebih tenang. Hal ini diketahui dari hasil sebuah studi yang dilakukan di California, Amerika Serikat, Bu.

Dalam studi yang dilakukannya, Rene Van de Carr, seorang dokter kandungan di California   menyebutkan, saat mendengar alunan musik yang ia sukai, ritme napas janin di dalam kandungan akan cenderung mengikuti alunan itu. Sehingga, ketika terbiasa mendengarkan alunan-alunan nada yang menenangkan, si Kecil akan terbentuk jadi pribadi yang tenang pula. 

Agar manfaat musik yang diperdengarkan lebih optimal baik untuk Ibu maupun calon buah hati, berusahalah untuk tetap terjaga selama mendengarkan musik, Bu. Sebab, seperti yang telah dijelaskan di atas, musik  dapat memengaruhi kestabilan kadar hormon di tubuh Ibu yang sangat berkaitan dengan perkembangan calon bayi. SUntuk memberikan stimulasi ekstra pada si Kecil, Ibu bisa mendengarkan musik sambil memijat lembut area perut dengan JOHNSON'S® Baby Oil. Terbuat dari Mineral Oil murni, aplikasikan baby oil dari JOHNSON'S® ini di tangan sebelum memijat lembut area perut agar sesi pijat jadi lebih lancar. Selain itu, ia juga bisa membantu melembapkan kulit yang cenderung kering selama masa kehamilan.

 

Nah, kini Ibu sudah lebih tahu fakta bagaimana musik memengaruhi perkembangan janin dalam kandungan. Jadi, yuk biasakan memperdengarkan musik pada si Kecil sebelum ia lahir!

Kembali ke Atas