Skip to main content

Title

Bantu si Kecil Tidur Lebih Nyenyak Saat Pilek

bantu-si-kecil-tidur-lebih-nyenyak-saat-pilek.png

Melihat bayi pilek tentu membuat Ibu sedih dan khawatir, ya. Apalagi, saat ini si Kecil belum bisa mengeluarkan sendiri lendir dari hidungnya. Tapi, bukan berarti Ibu boleh menyerah begitu saja. Sebab, jika tidak segera dikeluarkan, lendir itu bisa membuat si Kecil sulit bernapas, sehingga bayi susah tidur.

Namun, hindari kebiasaan langsung memberikan obat saat si Kecil yang sedang pilek, Bu. Sebab, menurut para ahli, sebenarnya tidak disarankan untuk memberikan obat-obatan pada anak di bawah usia enam tahun, karena berpotensi membahayakan kesehatannya. Mengingat tubuh si Kecil masih sangat rentan dan sensitif, pemberian obat berisiko tinggi membuat ia alergi. Jadi, alih-alih langsung memberinya obat, Ibu bisa mencoba dulu cara-cara alami untuk meredakan pilek si Kecil. Yuk, lakukan tiga tips mudah berikut agar tidur bayi tidak terganggu karena pilek:

  1. Meneteskan Air Garam

Seperti halnya pada dewasa, lendir di hidung si Kecil juga bisa mengental dan sulit dikeluarkan saat pilek. Jadi, Ibu perlu membuat lendir tersebut lebih encer supaya bisa dikeluarkan. Terkait hal ini, Ibu bisa coba meneteskan setetes cairan air garam ke lubang hidung si Kecil menggunakan ujung pipet untuk bayi. Cara ini cukup efektif membantu melembapkan selaput dalam saluran pernapasan bayi dan mengencerkan lendir hidung supaya lebih mudah dikeluarkan.

Cairan air garam ini bisa Ibu buat sendiri dengan melarutkan ¼  sendok teh garam ke dalam ½ gelas air hangat. Selain itu, Ibu juga bisa menggunakan obat tetes hidung yang mengandung NaCl fisiologis 0.9%, yang bisa Ibu dapatkan di apotek terdekat. Namun, bila memilih cara ini, tentunya Ibu harus memastikan produk yang Ibu pilih aman untuk si Kecil yang masih bayi. Setelah langkah pertama ini selesai, Ibu bisa lanjut ke langkah di poin selanjutnya.

  1. Bantu Keluarkan Lendir dari Hidung si Kecil

Segera setelah Ibu meneteskan cairan garam ataupun obat tetes hidung yang aman untuk si Kecil, langkah selanjutnya yaitu bantu keluarkan lendir dari hidungnya dengan membaringkan tubuhnya dalam posisi tengkurap, kemudian tepuk-tepuk punggungnya secara lembut dengan tangan Ibu sehingga lendir pun keluar dari hidungnya perlahan-lahan secara alami, Bu.

Supaya lebih efektif, Ibu disarankan mencoba cara ini di pagi hari (antara pukul 06.00 – 07.00 pagi), kemudian lanjutkan dengan menjemur si Kecil di bawah hangatnya sinar matahari selama 15 – 20 menit, Bu. Cara ini membantu menjaga kehangatan alami tubuh si Kecil sehingga virus influenza yang menginfeksi tubuhnya melemah, Bu.

  1. Atur Posisi Tidur Bayi

Meski lendir di hidung si Kecil sudah dibersihkan, hidung bayi secara alami bisa jadi akan kembali tersumbat karena produksi lendir hidung memang meningkat saat flu. Jadi, Ibu perlu mengatur posisi tidur si Kecil dengan baik agar istirahatnya tak terganggu bila saluran pernapasannya kembali terisi lendir.

Terkait hal ini, Ibu bisa meletakkan tubuh si Kecil di ranjang secara terlentang dan pastikan posisi kepalanya lebih tinggi dibanding dada. Posisi ini memungkinkan si Kecil lebih mudah menghirup udara karena saluran napasnya lebih terbuka. Namun, bila si Kecil rewel dan hanya baru merasa tenang ketika tidur dalam keadaan digendong, tak masalah, Bu. Yang penting, pastikan posisi tubuhnya dalam gendongan Ibu tak membuat saluran pernapasannya tertekan.

Agar tidur si Kecil bisa lebih nyaman, Ibu juga disarankan membersihkan tubuhnya dan membalurkan JOHNSON’S® bedtime baby powder pada kulitnya sebelum menidurkannya. Diperkaya NATURAL CALM™, bedak bayi dari JOHNSON’S ini hadir dengan wangi lembut yang menenangkan untuk membantu tidur si Kecil lebih lelap.

Ibu juga disarankan untuk membawa si Kecil ke dokter bila cara alami di atas tak membuat kondisinya membaik dalam dua atau tiga hari, sehingga tidur malamnya terus terganggu. Yuk, semangat terus dalam membantu si Kecil mendapatkan tidur berkualitas, Bu!

Kembali ke Atas