Skip to main content

Sebagai orangtua, terutama orangtua baru, Anda mungkin bingung apakah tumbuh kembang bayi Anda normal atau tidak. Salah satu cara untuk mengetahuinya adalah dengan mengetahui berat badannya. Lantas, berapa berat badan ideal bayi yang seharusnya?

Berapa berat badan ideal bayi Anda?

Bayi yang sehat mempunyai ukuran yang bermacam-macam. Meski begitu, perkembangannya cenderung dapat diprediksi.

Menurut WHO, berat badan pada bayi saat lahir rata-rata 3,2 hingga 3,4 kg. Kebanyakan, bayi baru lahir yang sehat mempunyai berat badan berkisar 2,6 hingga 3,8 kg.

Si Kecil dikatakan memiliki berat badan lahir rendah apabila kurang dari 2,5 kg dan di atas rata-rata jika lebih dari 4 kg.

Berikut pedoman umum untuk pertumbuhan bayi di tahun pertama:

Sejak lahir hingga usia 6 bulan

Sejak lahir hingga usia 6 bulan, si Kecil bisa tumbuh 1,5-2,5 cm dalam sebulan dan bertambah 140-200 gram dalam seminggu. Umumnya, pada usia 5 bulan, bayi Anda akan memiliki berat badan dua kali lebih besar dari saat lahir.

Anak yang baru lahir akan kehilangan berat badan dalam 5-7 hari pertama kehidupannya. Penurunan berat badan 5% dianggap normal untuk anak baru lahir yang diberi susu formula.

Kehilangan 7-10% dianggap normal untuk bayi yang disusui dengan ASI. Sebagian besar bayi harus kembali mendapatkan bobot yang hilang ini pada hari ke-10 hingga keempat belas kehidupan.

Usia 6-12 bulan

Dari usia 6-12 bulan, si Kecil bisa bertambah panjang sekitar 1 cm dalam sebulan. Berat badannya dapat bertambah 85-140 gram dalam seminggu. Saat menginjak usia 1 tahun, berat badan bayi biasanya akan bertambah tiga kali lipat.

Dokter akan memantau berat badan si Kecil dalam pemeriksaan rutin dan mungkin akan menandai pertumbuhannya pada grafik standar pertumbuhan anak.

Faktor apa saja yang mempengaruhi berat badan pada bayi?

Terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi bobot tubuh bayi Anda, antara lain:

Jenis kelamin

Meskipun dapat bervariasi, umumnya bayi laki-laki sering kali lebih besar dibandingkan dengan bayi perempuan. Berat badan mereka pun cenderung lebih cepat bertambah selama masa bayi.

Nutrisi

Nutrisi yang didapat bayi Anda jelas berpengaruh terhadap bobot tubuhnya. Biasanya, pertambahan berat badan dan tingkat pertumbuhannya juga bervariasi, tergantung apakah bayi Anda mengkonsumsi ASI atau susu formula.

Menurut American Academy of Pediatrics, bayi yang mengkonsumsi ASI lebih cepat bertambah berat badan dibandingkan yang mengkonsumsi susu formula pada enam bulan pertama. Namun, tingkat kenaikan berat tubuh bisa berubah setelah enam bulan kedua.

Biasanya, bayi berusia 6 bulan hingga 1 tahun yang diberikan susu formula mengalami kenaikan bobot tubuh yang lebih cepat.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa perbedaan kenaikan berat badan antara bayi yang diberikan ASI dan susu formula tidak terlalu signifikan. Pasalnya, begitu menginjak usia 2 tahun, anak yang diberi ASI dan susu formula rata-rata memiliki berat badan yang sama.

Kondisi kesehatan

Kondisi kesehatan tertentu dapat menyebabkan pertambahan berat badan si Kecil lebih lambat. Misalnya, bayi dengan kelainan jantung bawaan dapat mengalami kenaikan bobot tubuh lebih lambat dibandingkan bayi yang sehat.

Kondisi yang mempengaruhi penyerapan atau pencernaan nutrisi, seperti penyakit celiac, juga bisa mempengaruhi pertumbuhan berat badan menjadi lebih lambat.

Prematur

Bayi yang lahir prematur mungkin tumbuh dan bertambah berat badan lebih lambat pada satu tahun pertamanya, dibandingkan bayi yang lahir dalam usia kehamilan normal.

Meski begitu, banyak pula bayi yang lahir prematur dapat bertambah berat badan lebih cepat pada bulan-bulan pertama dan dapat "mengejar" berat badan pada tahun pertama atau lebih.

Gaya hidup ibu saat hamil

Gaya hidup tidak sehat yang Ibu miliki saat hamil dapat mempengaruhi berat badan bayi yang dilahirkannya.

Ibu yang merokok cenderung memiliki bayi yang lebih kecil. Kebiasaan minum alkohol atau mengkonsumsi obat-obatan terlarang juga dapat memengaruhi berat badan si Kecil.

Diabetes gestasional

Diabetes selama kehamilan dapat menyebabkan berat si Kecil lebih besar dari rata-rata.

Genetik

Beberapa bayi lahir lebih kecil atau lebih besar dari rata-rata. Hal itu mungkin disebabkan oleh riwayat keluarga atau genetik.

Kehamilan ganda

Bayi yang sendirian cenderung punya berat badan yang lebih baik daripada kakak beradik yang lahir dengan kehamilan ganda (kembar dua, tiga, dan sebagainya).

 

Referensi:

What’s the Average Baby Weight by Month? https://www.healthline.com/health/parenting/average-baby-weight#factors-affecting-weight. Accessed on December 13, 2019.

Average Baby Weight and Length in the First Year. https://www.verywellfamily.com/first-year-infant-growth-431721. Accessed on December 13, 2019.

What is the average baby weight by month? https://www.medicalnewstoday.com/articles/325630.php#summary. Accessed on December 13, 2019.

Infant and toddler health. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/infant-and-toddler-health/expert-answers/infant-growth/faq-20058037. Accessed on December 13, 2019.

The WHO Child Growth Standards. https://www.who.int/childgrowth/en/. Accessed on December 13, 2019.

Monitoring Your Newborn’s Weight Gain. https://americanpregnancy.org/first-year-of-life/newborn-weight-gain/. Accessed December 16, 2019.

Para ibu di seluruh dunia percaya pada JOHNSON’S® untuk merawat bayi mereka.

Kami berkomitmen untuk berkolaborasi dengan para ibu, ahli kesehatan serta peneliti untuk memastikan produk kami memiliki standar terbaik dalam hal keamanan, kualitas, dan perawatan.

Kembali ke Atas